Sosialisasi Program Tailor Made Training (TMT) 2026:
Sinergi BPVP Lombok Timur dan LPK NTT CiptakanTenaga Kerja Siap Pakai

KUPANG — Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Lombok Timur yang resmi menggelar Sosialisasi Program Tailor Made Training (TMT) Tahun 2026 di Aula Satuan Pelayanan (Satpel) PVP Kupang pada Senin (7/9/2026). Langkah strategis dari Kementerian Ketenagakerjaan RI melalui Ditjen Binalavotas ini hadir sebagai stimulus ekonomi untuk menekan angka pengangguran, terutama bagi pekerja yang terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Program TMT dirancang untuk menjawab tantangan dunia usaha dengan menghubungkan kompetensi calon tenaga kerja langsung pada standar operasional industri (link and match).Poin Utama Program TMT 2026

  • Berbasis Penempatan & Kewirausahaan: Memastikan kemampuan peserta memenuhi minimal 70–80% SOP perusahaan, sehingga siap diserap bursa kerja atau memulai usaha mandiri.
  • Prosedur Administrasi Ringkas: Pengajuan proposal dibuat sederhana (sekitar 10–12 lembar) berisi CV, struktur organisasi, NPWP, dan profil lembaga.
  • Sistem First Come, First Served: Verifikasi dilakukan secara transparan berbasis sistem informasi. Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan yayasan diimbau mengajukan berkas dalam bulan ini untuk menghindari penumpukan di bulan November.
  • Pemerataan Akses Pelatihan: Mengakomodasi wilayah yang belum tersentuh maksimal seperti Sumba, sebagian Timor, Rote, hingga Alor agar tidak terjadi kesenjangan sosial.

Perwakilan BPVP Lombok Timur, Rudi Nur Cahya, menegaskan bahwa kehadiran anggaran negara ini bertujuan mempercepat penyiapan SDM tersertifikasi di wilayah NTB dan NTT. Melalui sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan, program TMT 2026 diharapkan menjadi solusi konkret dalam mencetak tenaga kerja lokal yang kompeten dan siap pakai.

(Tim Redaksi Ekklesia Komputer)

Galeri TMT 2026

Salam Sukses

Scroll to Top