Berita

AKREDITASI

26 Maret 2020 - BERITA UMUM

Teman-teman pasti sudah tidak asing dengan kata-kata akreditasi dari Lembaga Pelatihan Kerja. Kenapa tidak? Setiap mau mengikuti pelatihan, biasanya pasti yang ditanya pertama oleh calon peserta pelatihan adalah akreditasinya di lembaga pelatihan.

Jadi Apa Itu Akreditasi ?

Pengertian Akreditasi juga merupakan suatu pengakuan formal yang diberikan oleh badan akreditasi terhadap kompetensi suatu lembaga atau organisasi. Secara sederhananya, akreditasi adalah penilaiam terhadap lembaga pelatihan kerja dalam beberapa kriteria. Pertanyaan yang ada di kepala kita mungkin, lalu siapa badan akreditasi Lembaga Pelatihan Kerja  di Indonesia yang resmi? Baik, badan yang melakukan akreditasi kepada lembaga pelatihan yang ada di Indonesia adalah LA-LPK dan BAN-PNF. Jadi akreditasi hanya akan resmi kalau LA-LPK dan BAN-PNF yang melakukannya. Untuk akreditasi juga selalu diperbaharui setiap 5 tahun sekali oleh lembaga pelatihan yang ada di Indonesia

Pasti ada pertanyaan di dalam diri kita masing-masing, memangnya akreditasi penting? Kenapa akreditasi penting? Sebelumnya, kita harus tahu apa saja yang dinilai dalam akreditasi dari standar satu sampai dengan standar 8 adalah:

  1. Standar 1 yang harus di siapkan atau di miliki oleh lembaga pelatihan tersediri meliputi pelatihan didasarkan pada kualifikasi nasional atau klaster unit kompetensi yang disahkan berdasarkan pedoman nasional yang ditetapkan oleh KEMNAKER atau berdasarkan standar lain/capaian pelatihan yang diidentifikasi dengan jelas. Atau program yang ditawarkan oleh lembaga Lembaga Pelatihan Kerja didasarkan pada standar industry atau kebutuhan lain yang terindentifikasi (SKKNI).
  2. Standar 2 yang harus disiapkan atau di miliki oleh lembaga pelatihan tersendiri adalah lembaga pelatihan Kerja menggunkan kirikulum yang terstruktur dan tertulis terstruktur berdasarkan capaian SKKNI. Atau kurikulumnya bermutu tinggi dan mengidentifikasikan apa yang dapat dilakukan oleh pembelajar sebagai hasil dari pelajaran yang mereka tempuh.
  3. Standar 3 yang harus disiapkan atau di miliki oleh lembaga pelatihan tersendiri adalah Lembaga Pelatihan Kerja menggunkan bahan pelatihan yang sesuai dengan bidang cakupannya. Atau bahan pelatihan memenihi capaian kurikulum atau SKKNI dan kebututuhan pembelajar.
  4. Standar 4 yang harus disiapkan atau di miliki oleh lembaga pelatihan tersendiri adalah Lembaga Pelatihan Kerja melaksanakan asesmen keterampilan yang bermutu tinggi yang memungkinkan para kandidat mendemontrasikan kompetensi mereka kepada LSP atau meraih capaian pelatihan kepada Lembaga Pelatihan Kerja atau memiliki proses yang memaksimalkan asesmen memenuhi capaian kurikulum atau SKKNI dan dapat dipercaya bagi pengguna akhir.
  5. Standar 5 yang harus disiapkan atau di miliki oleh lembaga pelatihan tersendiri adalah Lembaga Pelatihan Kerja memiliki pegawai yang memiliki kualifikasi dibidangnya serta pegawai yang memiliki kapasitas, kualifikasi, dan pengalaman untuk melaksanakan pekerjaan yang ditugaskan dan bahwa pegawai bagian pelatihan serta asesmen dapat memberikan jasa pelatihan dan asesmen yang bermutu tinggi.
  6. Standar 6 yang harus disiapkan atau di miliki oleh lembaga pelatihan tersendiri adalah Lembaga Pelatihan Kerja memiliki akses kepada peralatan dan fasilitas guna mendukung lingkup operasinya serta para siswa memiliki kesempatan untuk menggunakan fasilitas dan perlengkapan yang akan mereka gunakan di tempat kerja dan fasilitas manajemen memungkikan bagi Lembaga Pelatihan Kerja untuk melaksanakan kewajiban administrasi dan dukungan pelatihannya.
  7. Standar7 yang harus disiapkan atau di miliki oleh lembaga pelatihan tersendiri adalah Lembaga Pelatihan Kerja memiliki sistem manajemen yang telah siap dan mampu menjamin transparasi pengambilan keputusan dan mendukung ketersediaan pendidikan dan pelatihan yang bermutu tinggi.
  8. Standar 2 yang harus disiapkan atau di miliki oleh lembaga pelatihan tersendiri adalah Lembaga Pelatihan Kerja layak secara keuangan serta mengatur dana yang cukup untuk membiayai operasional dan untuk menjamin pembayaran yang telah diterima di muka.

Oleh karena itu, jika kita mau mengajukan akreditasi kita harus terlebih dahulu menyiapkan berkas-berkas standar satu sampai dengan delapan sesuai yang sudah di bahas diatas. Semoga dengan artikel ini membantu teman-teman untuk mempersiapkan berkas akreditasi dan tetap smengat juga buat teman-teman semua dalam proses persiapan akreditasi.

 

 

 

 

Admin-MB (#506 views)

  Kirim ke Teman   Cetak halaman ini   Posting komentar  Share on Facebook

Berita Terkait

Komentar Untuk Berita Ini (0)

AGENDA

August 2021
MSSRKJS
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031

    PENDAPAT

    Menurut anda, pelayanan dilembaga kami baik layanan administrasi dan pelatihan??





    Lihat Hasil